Rabu, 22 Agustus 2012

cinta?

adakah batas antara tawa dan tangis dalam cinta? karena sekejap tawa berubah tangis oleh cinta. kebahagiaan yang membuncah tak terkira menjelma kesedihan berkepanjangan. keceriaan memetamorfosis menjadi kemurungan. mega putih mengelam oleh jelaga. dan tetes-tetes air mata merinai menganak sungai di alur hidung. Cinta. Zat apakah yg dikandungnya hingga ia bisa membuat kita merasai campur aduk rasa tak menentu? rasa yang begitu melenakan. begitu menyesak. menyiksa dalam resah. adalah perpaduan sengsara dan nikmat dalam takaran tertentu hingga terkadang ingin mengenyahkan, namun masih sayang untuk dibuang begitu saja. tapi, bukankah cinta bisa mengaburkan akal sehat hingga kekonyolan tak tampak sebagai keanehan? bukankah cinta itu buta? mungkin hanya infatuation, hanya gairah menggebu. lalu, cinta yang sebenarnya itu seperti apa?

Tidak ada komentar: