dalam lenyap sinar hatiku..
ada terang yang mengetuk kembali..
dikegemuruan aku terdiam..
berbincang dalam kesunyian..
mengapa begitu tersiratnya sisa rasaku..
sehingga aku sakit dalam mencari bayangmu..
ada apa sayang?
luka apa yang yang kau goreskan dihatiku?
mengapa ingin mencintaimu lagi saja sulit..
bahkan nyatamu saja sudah berlalu..
Kamis, 18 Agustus 2011
teruntuknya arjunaku :)
dalam diamku kau berseru,
kau tetap tertawa meski bisu yang kau terima..
kau jejaki langkah yang jelas tidak tersisa bayangku, meski semu..
tapi kau tetap berjalan terus, tanpa kau pedulikan bagaimana lelahmu..
arjuna..
apa aku pantas menyentuh mata hatimu?
mengapa tak kunjung menyerah?
apa aku pantas menangis dalam lembut pelukmu?
arjunaku..
tetaplah kau disini,
meski jemariku tak jua menyambutmu..
tetaplah bertahan,
walau kadang duri menghantam keluh kesahmu :0
kau tetap tertawa meski bisu yang kau terima..
kau jejaki langkah yang jelas tidak tersisa bayangku, meski semu..
tapi kau tetap berjalan terus, tanpa kau pedulikan bagaimana lelahmu..
arjuna..
apa aku pantas menyentuh mata hatimu?
mengapa tak kunjung menyerah?
apa aku pantas menangis dalam lembut pelukmu?
arjunaku..
tetaplah kau disini,
meski jemariku tak jua menyambutmu..
tetaplah bertahan,
walau kadang duri menghantam keluh kesahmu :0
Selasa, 02 Agustus 2011
SAKITKU..
desir angin yang tak pantas menghadirkan rindu..
dengan kedatangan masa yang dulu kelam..
seberkas kepenatan membawa dalam kebisuan..
lantaran cinta yang terus disakiti..
apa rasanya aku bersedih..
setelah semua termakan oleh lara..
menusuk dalam kasih penuh rasa..
senantiasa kantuk dengan kehadirannya..
lalu apa yang akan terjadi?
pantaskah kutelusuri lorong imaji..
mengantarku kembali dalam pangkuan..
merasuk dada lalu sakit dan kesakitan..
memang keluh sekali lidah ini..
merengek aku tidak ingin pergi
meski paksa cinta yang datang terlalu berat..
terlalu dalam dan memang terlalu penat..
dengan kedatangan masa yang dulu kelam..
seberkas kepenatan membawa dalam kebisuan..
lantaran cinta yang terus disakiti..
apa rasanya aku bersedih..
setelah semua termakan oleh lara..
menusuk dalam kasih penuh rasa..
senantiasa kantuk dengan kehadirannya..
lalu apa yang akan terjadi?
pantaskah kutelusuri lorong imaji..
mengantarku kembali dalam pangkuan..
merasuk dada lalu sakit dan kesakitan..
memang keluh sekali lidah ini..
merengek aku tidak ingin pergi
meski paksa cinta yang datang terlalu berat..
terlalu dalam dan memang terlalu penat..
BIAR..
sesak hati yang terluka..
panas melanda sekujur tubuhku.. jatuh seluruh senyum ceriaku..
runtuh mimpi yang telah kurajut..
ketika aku tahu,
dirimu telah terhias oleh pahitnya kebohongan
mendusta dalam kata-kata cinta
mendramakan sluruh cerita kejahatanmu
menipu daya semua kesetiaanku..
kasih..
apa kau mengigau melakukan itu?
apa kau tak merasa bahwa aku sakit?
mengapa kau tak pernah sadar akan kesetiaanku selama ini..
mengapa?
rahasia apalagi yang kau sembunyikan..
sudah puaskah membawaku dalam pusaran kebencian?
jangan pernah kau hadir lagi..
biar aku yang terjebak dalam rumput liarmu..
panas melanda sekujur tubuhku.. jatuh seluruh senyum ceriaku..
runtuh mimpi yang telah kurajut..
ketika aku tahu,
dirimu telah terhias oleh pahitnya kebohongan
mendusta dalam kata-kata cinta
mendramakan sluruh cerita kejahatanmu
menipu daya semua kesetiaanku..
kasih..
apa kau mengigau melakukan itu?
apa kau tak merasa bahwa aku sakit?
mengapa kau tak pernah sadar akan kesetiaanku selama ini..
mengapa?
rahasia apalagi yang kau sembunyikan..
sudah puaskah membawaku dalam pusaran kebencian?
jangan pernah kau hadir lagi..
biar aku yang terjebak dalam rumput liarmu..
Langganan:
Postingan (Atom)