Hei kau peretak hati,
Sudah kau dapatkan ya hati yang lain? Yang katanya mengenal mu lewat Tuhan.
Ternyata kita sama. Sama-sama sudah terpaut pada hati mereka yang baru. Kulihat dia seiman denganmu. Dan lagi-lagi kita sama ya. Ah.
Tentu kau bahagia. Pasti juga sudah kau dapatkan semangat baru darinya. Dan kulihat kalian saling cinta. Dugaan ku benar atau tidak?semoga benar ya.
Karena dengan itu aku juga bisa bahagia. Siapa bilang aku marah,siapa bilang aku cemburu... melihatmu menemukan kembali separuh hati yg sempat hancur karena ulahku. Melihatmu berjalan tanpa norma dan adat yang menghalang. Tentu aku bahagia. Aku bahagia mang!
Semoga cinta berjalan diatas landasan Tuhan yang mempertemukan kalian. Jangan takut untuk mempertahankan. Karena kisah kau kali ini tidak berujung sia2 seperti kisah kita dimasa lalu.. Selamat! Sampai jumpa di Altar gereja. Dimana kalian bersumpah janji dan aku tersenyum bahagia melihatnya..
Kamis, 14 Agustus 2014
Dariku untuk kalian
Darinya
Darinya aku mengenal pengertian. Darinya aku mengerti bahwa cinta bukan hanya kenangan. Karena dirinya aku tau pengkhianatan. Karena dirinya aku belajar kesetiaan.
Bagiku ucapnya bukan sekedar omong kosong. Bagiku sikapnya tidak sekedar pengharapan. Karenaku ia tau bahwa cinta bukan untuk mainan. Karenaku ia belajar memaafkan.
Dengannya aku setia. Karenanya aku bahagia. Dan bersamanya aku akan selamanya....
Untuk yang terkasih; Raden Andriyana
Semoga
Di penghujung jalan nanti, semoga tdk akan ada kesalahan kedua. Semoga tidak akan kuakhiri lagi segala usaha dan air mata dng begitu sia2. Semoga tdkk akan ada lg senyuman manis yang menjadi korban. Sebab satu penyesalan lamban untuk lenyap, sedangkan seribu pengalaman tak akan juga cukup....
Mengapa aku dengan kenangan
Beginikah yang dirasa atas apa yg pernah kutakuti. Waktu berpacu lebih cepat setelah kau memutuskan tuk berlalu. Ku kira aku dan kamu tidak akan pernah mengenal kenangan.
Seperti biasa... hari-hari pun aku lewati dengan biasa. Sampai pada masanya aku harus menangis tersedu karena ternyata aku begitu kehilangan. Dari situ hari begitu kelam. Ah. Rasanya ingin ku culik kau dari cerita yang membiarkan mu pergi.. biar tidak ada lagi masa panjang untuk mengenang kenangan.
Padamu kuberikan semua. Denganmu kulalui semua. Bahkan saat diri tidak lagi bersama, hati ttp berjalan dibelakang bayangmu.
Tentu aku muak dengan rasa yang penuh asa. Setelah tau kau punya kekasih baru. kau dengannya berjalan jauh beriringan menuju kebahagiaan... sedangkan aku? mengapa kau tinggalkan aku bersama sebuah kenangan....
Ah! Segeralah pergi.bawa semua kenangan yg menyeret aku pada keterepurukan. Jangan lagi kau biarkan aku bermain dng bayangan.. Enyahlah. Biarkan aku bahagia dengan diriku yang baru.