aku taburkan rumput dhalaman belakang
diantara pohon lengkeng dan mangga
sudah tumbuhkah bunganya?
aku ingin menaburkan sajak dijalan setapak
menuju panggung kecil disudut rumah
diseberang istana merpati yg tak pernah
terkurung,
karena aku dan kamu selalu ingin melayang jauh
melihat angkasa dan bintang-bintang
dari atap rumah kita
aku akan ceritakan kelak
pada anak-anak tentang
matahari,bulan,laut,gunung,pelangi,sawah,
bau embun, dan tanah
aku ajari anak-anak mengerti hijau rumput
warna bunga dan suara
Jumat, 10 Juni 2011
rumah hati
sebagai burung
akupun rela kau sangkarkan
dan kau tenggerkan diatas rumah hati
atau diketinggian
sebatang bambu
atau didahan hatimu
karena hatiku sudah terisi olehmu
dan tertutup untuk
rumah hati yang lain
akupun rela kau sangkarkan
dan kau tenggerkan diatas rumah hati
atau diketinggian
sebatang bambu
atau didahan hatimu
karena hatiku sudah terisi olehmu
dan tertutup untuk
rumah hati yang lain
Rabu, 01 Juni 2011
izinkan aku mencintaimu
Izinkan aku mencintaimu,
setulus cintamu kepadanya dulu
dengan memberikan kedua telingaku untuk mendengarkanmu
izinkan aku mencintaimu,
dengan cara sesederhana itu
bukan seperti lilin menerangi ruang tak berlampu
bukan seperti rembulan dimalam gelapmu
hanya satu, menjadi bahu disaat lelahmu
izinkan aku mencintaimu,
dengan cara sesederhana itu
dan aku berjanji,
tuk slalu siap berbagi dalam dukamu,
ikut tertawa dalam sukamu,
menghapus air matamu,
menguatkan disaat lelah lemahmu,
mengingatkan setiap sesat pikiranmu
ya, izinkan aku mencintaimu sesederhana itu
setulus cintamu kepadanya dulu
dengan memberikan kedua telingaku untuk mendengarkanmu
izinkan aku mencintaimu,
dengan cara sesederhana itu
bukan seperti lilin menerangi ruang tak berlampu
bukan seperti rembulan dimalam gelapmu
hanya satu, menjadi bahu disaat lelahmu
izinkan aku mencintaimu,
dengan cara sesederhana itu
dan aku berjanji,
tuk slalu siap berbagi dalam dukamu,
ikut tertawa dalam sukamu,
menghapus air matamu,
menguatkan disaat lelah lemahmu,
mengingatkan setiap sesat pikiranmu
ya, izinkan aku mencintaimu sesederhana itu
katakan!
Kini kau berubah,
dengan segala kebiasaanmu sudah tak nampak lagi
dengan semua kata manismu tak dapat kau buktikan lagi
aku disini sepi,
menanti kembali suara gemuruh tawa riangmu
menanti kembali sang purnama teman malamku
kemana kau,
kenapa kau bersembunyi dlm haus pagiku
sudahkah seperti ini akhir hubungan kita?
jangan diam, jangan membisu
katakan jika kau tdklah lagi mencintaiku,
katakan!
dengan segala kebiasaanmu sudah tak nampak lagi
dengan semua kata manismu tak dapat kau buktikan lagi
aku disini sepi,
menanti kembali suara gemuruh tawa riangmu
menanti kembali sang purnama teman malamku
kemana kau,
kenapa kau bersembunyi dlm haus pagiku
sudahkah seperti ini akhir hubungan kita?
jangan diam, jangan membisu
katakan jika kau tdklah lagi mencintaiku,
katakan!
Langganan:
Postingan (Atom)